Welirang Menantang!!!

Sebenarnya saya mau nulis tentang 50 destinasi menarik sesuai janjiku di tulisan sebelumnya, namun masih kurang bahan :),  sehingga dalam tulisan edisi ini saya mau berbagi share terkait pengalaman my lovely hobby, Climbing ato dalam bahasa indonesianya mendaki gunung, hehe…

Dibilang telat, ya saya telat dalam ‘mencintai’ hobi ini. Bagaimana tidak, kebanyakan pencinta alam adalah orang2 yang sudah cinta alam sejak mereka SMA ato istilahnya ‘punya bakat mencintai alam’ (mulai ngomong ngelantur, hehe)..

Sesuai dengan title diatas, WELIRANG MENANTANG. Menurut Wikipedia hanya sedikit informasi yang saya dapatkan. Gunung Welirang (atau Walirang, nama kuna) terletak di perbatasan Malang dan Mojokerto yang merupakan sebuah gunung yang terdapat di Pasuruan Jawa TimurIndonesia. “Welirang” dalam bahasa Jawa berarti belerang. Gunung Welirang mempunyai ketinggian setinggi 3,156 meter dan memiliki kawasan hutan Dipterokarp Bukithutan Dipterokarp Atashutan Montane, dan Hutan Ericaceous atau hutan gunung.

Gunung Welirang (selanjutnya kita panggil saja welirang) merupakan salah satu gunung yang tracknya cukup ekstrem. Mulai dari start pendakian sampai dengan puncak, jalur (track)  90% adalah bebatuan dan tentu saja check point (menanjak) terus2an. Welirang mempunyai 2 pos utama sebelum puncak dan keduanya terdapat sumber air, yaitu Kokopan dan Pondokan. Air yang terdapat di Kokopan lebih “enak” dari pada Air di Pondokan. Itu dikarenakan air di Pondokan rasanya seperti sudah tercampur belerang. Meski demikian masih bisa dimanfaatkan untuk air minum.

Kokopan itu kurang lebih hanya seperti dataran yang cukup luas untuk digunakan nge-camp atau istirahat bagi pendaki yang tidak berniat untuk kepuncak dan hanya menikmati panorama welirang dari lereng. Jarak dari start pendakian ke Kokopan kurang lebih 3-4 jam. Sedangkan, Pondokan adalah tempat istirahat para pencari belarang dan biasanya belarang2 itu disimpan di Pondokan ini. Jarak Kokopan-Pondokan sendiri berkisar 4 jam-an, kalo cepat bisa 3 jam-an. dan Dari Pondokan ke Puncak juga hampir sama 4 Jam-an… Di pos Pondokan inilah jalur ke puncak Welirang dan puncak Arjuno berpisah/bercabang. jadi, kalo kamu mau ke Arjuno dari Pondokan ini kamu belok kiri (sedikit naik bukit, sebelah bukit itu kamu akan nemuin lembah kidang) sedangkan kalo puncak Welirang kamu jalan lurus..

Seperti yang saya katakan diawal, kalo Track Welirang sangat menyiksa. Kuatkan lutut kalian dan rasakan sensasinya 🙂 Di puncak akan lebih indah kalo tidak berkabut, kemarin kami kurang beruntung karena puncak sangat berkabut, jarak pandang hanya sekitar 10-15 Meter dengan suhu udara kurang lebih 15 derajat celcius. Membuat tubuh kita serasa ditusuk2 oleh hawa dingin. Belum lagi bau belerang yang menyengat, karena disana juga ada tempat penambangan belerang. Banyak pendaki juga keliru dalam mencari puncak welirang, tidak sedikit mereka tersesat ke tempat penambang belerang.

Kokopan

Kokopan

IMG_4550

Pondokan, disinilah biasanya belerang disimpan dan ditimbang…

Hutan berkabut

Hutan berkabut

IMG_4792

Lembah Kidang, kalo mau ke puncak arjuno lewat sini…

Puncak Welirang (berkabut)

Puncak Welirang (berkabut)

Selalu suka memotret pohon dan langit biru

Selalu suka memotret pohon dan langit biru

Advertisements

About ubaygrafi

Suka sangat amat dengan travelling...
This entry was posted in Gunung, Landscape and tagged , , , . Bookmark the permalink.

Leave a Reply

Fill in your details below or click an icon to log in:

WordPress.com Logo

You are commenting using your WordPress.com account. Log Out / Change )

Twitter picture

You are commenting using your Twitter account. Log Out / Change )

Facebook photo

You are commenting using your Facebook account. Log Out / Change )

Google+ photo

You are commenting using your Google+ account. Log Out / Change )

Connecting to %s